Nani Afrida
25 Desember 2018•Update: 25 Desember 2018
JAKARTA
Jumlah korban tewas akibat tsunami di Selat Sunda kini mencapai 373, kata Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB), pada Senin.
Dalam statemen yang dikeluarkan BNPB, korban luka terdata 1.459 sementara 128 orang masih dinyatakan hilang.
Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan bahwa tsunami—yang kemungkinan disebabkan erupsi Gunung Krakatau—sebanyak 611 rumah dan bangunan lain rusak parah akibat gelombang tsunami.
Kawasan yang paling terimbas adalah Pandeglang, Serang, di Provinsi Banten dan Lampung Selatan.
BNPB juga merilis bahwa korban tewas di Pandeglang sebanyak 207 orang, 755 orang mengalami luka, 7 orang dinyatakan hilang sementara pengungsi di kawasan tersebut mencapai 11.453 orang.
Di Serang ada 12 orang tewas, 30 orang luka dan 28 orang hilang.
BNPB memperkirakan jumlah korban akan bertambah.