Muhammad Abdullah Azzam
19 Maret 2018•Update: 20 Maret 2018
Halil Fidan
AFRIN
Tujuh warga sipil dan empat anggota Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dilaporkan tewas dalam ledakan bom yang terjadi di sebuah bangunan empat lantai di pusat kota Afrin, Minggu.
Menurut informasi yang didapatkan, bom meledak kemarin malam saat pasukan FSA melakukan pencarian di dalam gedung di distrik Ahmad Shahawi tersebut.
Selain korban tewas, beberapa bangunan dan kendaraan di sekitarnya juga rusak akibat ledakan itu.
Ledakan tersebut menyisakan lubang sedalam empat meter pada titik ledakan. Bangunan yang berada di sekitarnya menjadi tak layak huni.
Nasser Fuad, seorang warga sipil yang kehilangan dua keponakan dalam ledakan tersebut, tak mampu menahan air matanya dan mengeluarkan kalimat kutukan dalam bahasa Kurdi kepada kelompok organisasi teroris PKK/PYD.
Fuad mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dua keponakannya tewas dalam ledakan bom tersebut.
Fuad menambahkan, kelompok teroris memasang bom di rumah-rumah warga yang menolak untuk bergabung ke barisan mereka.
“Kami senang mereka telah pergi dari wilyah ini, namun mereka tidak membiarkan kami begitu saja. Mereka telah mengorbankan kami yang tak sejalan dengan mereka,” ujar Fuad.