Erric Permana
21 Maret 2018•Update: 22 Maret 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah akan melakukan negosiasi dengan Pemerintah Rusia untuk menyepakati komoditas sebagai imbal dagang pembelian Sukhoi SU-35.
Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan tim dari Perusahaan Teknologi Rusia Rostec akan datang pada awal April mendatang untuk membahas hal tersebut.
"Baru akan dibahas nanti pertemuannya," ujar Oke saat ditanya Anadolu Agency usai mengikuti rapat koordinasi di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta pada Rabu 21 Maret 2018.
Menurut Oke, timnya telah menyerahkan sejumlah daftar komoditas untuk ditawarkan. Dalam pertemuan itu nantinya kemungkinan tim dari Rostec akan membahas tawaran dari Kementerian Perdagangan itu.
"Mereka minatnya apa akan didiskuskan dan bagaimana kesiapan kita," tambah dia.
Pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat melakukan imbal dagang dalam pengadaan alat peralatan pertahanan keamanan (Alpahankam) yakni 11 Sukhoi SU-35.
Nilai pembelian 11 Sukhoi SU-35 ini mencapai USD 1,14 miliar, termasuk dengan hanggar dan persenjataan. Sementara harga satu sukhoinya dibanderol USD 90 juta. Menurut Menteri Ryamizard, Indonesia merupakan satu-satunya di negara ASEAN yang menggunakan pesawat itu.