Iqbal Musyaffa
15 Mei 2020•Update: 15 Mei 2020
JAKARTA
Bank Indonesia mengatakan nilai tukar rupiah saat ini stabil pada kisaran Rp14.800 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, Kamis, rupiah ditutup pada level Rp14.840 sementara pada pembukaan perdagangan pagi tadi, Jumat, sebesar Rp14.850. Hingga siang hari ini nilai tukar rupiah cenderung stabil dengan berada pada posisi Rp14.834 per dolar AS.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan imbal hasil (yield) SBN 10 tahun juga stabil di posisi 7,78 persen.
Penguatan nilai tukar rupiah tersebut salah satunya dipicu oleh aliran modal asing masuk berdasarkan data transaksi pada tanggal 11 hingga 14 Mei dengan jumlah neto Rp4,17 triliun.
Aliran modal tersebut berasal dari aksi beli asing di pasar SBN dengan jumlah neto Rp7,21 triliun sementara aksi jual asing di pasar saham dengan jumlah neto Rp3,04 triliun.
“Berdasarkan data setelmen selama 2020 (year to date), tercatat aliran modal asing yang keluar secara neto sebesar Rp166,68 triliun,” ujar Onny dalam keterangan resmi, Jumat.
Sementara itu, premi risiko berdasarkan credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun sudah berangsur turun dari 204,04 basis poin pada 8 Mei lalu menjadi 200,32 pada 14 Mei.