Emre Başaran
19 Juni 2023•Update: 28 Juli 2023
ISTANBUL
Turkiye ingin meningkatkan volume ekspornya menjadi USD265 miliar pada akhir tahun 2023, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu.
"Meski prospek ekonomi global berjalan negatif, kami ingin meningkatkan ekspor kami menjadi USD265 miliar pada akhir tahun ini dan USD285 miliar tahun depan," kata Erdogan saat berpidato di pertemuan Majelis Eksportir Turkiye dan Upacara Penghargaan Juara Ekspor di Ankara.
"Saat ini, jika kita memiliki produk yang diberi label 'Made in Turkiye' bahkan di tempat terjauh di dunia, eksportir kitalah yang memiliki peran paling signifikan dalam hal ini," tutur dia.
Erdogan juga menyinggung efek negatif ekonomi yang disebabkan oleh dua gempa bumi pada 6 Februari di selatan Turkiye.
"Dampak buruk gempa terhadap ekonomi kita semakin berkurang dari hari ke hari," ujar dia.
"Terlepas dari dampak ‘bencana abad ini’, volume ekspor kami mengalami kemajuan yang tinggi," tekan Presiden.
Presiden Turkiye juga mengatakan bahwa target ekspor negaranya pada tahun 2028 mencapai "USD400 miliar ke atas."
"Mudah-mudahan, sepanjang tahun 2023, kita akan menerima dua juta turis wisata kesehatan dan ekspor senilai USD3 miliar [di sektor kesehatan]," tukas Erdogan.