Esra Tekin
21 Juni 2023•Update: 22 Juni 2023
ISTANBUL
Direktur Komunikasi Kantor Kepresidenan Turkiye Fahrettin Altun pada Selasa mengatakan masyarakat internasional memiliki tanggung jawab secara politik dan moral dalam memastikan para pengungsi dapat menjalani kehidupan yang bermartabat.
“Pengungsi, yang dipaksa keluar dari rumah mereka dan dipaksa untuk membangun kehidupan baru di wilayah asing, merupakan salah satu tantangan hak asasi manusia yang paling mendesak di zaman kita. Ini adalah tanggung jawab politik dan moral tertinggi dari komunitas internasional untuk memfasilitasi reintegrasi mereka ke kondisi yang bermartabat," kata Altun di Twitter saat memperingati Hari Pengungsi Sedunia.
Dia memuji Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan atas dukungannya yang tak tergoyahkan kepada orang yang terdzolimi dan rentan, dia menekankan bahwa upaya Erdogan telah bergema secara global dan menjadi pengingat yang kuat akan perlunya belas kasih dan solidaritas.
"Presiden kami Recep Tayyip Erdogan telah merangkul yang tertindas dan para korban, yang telah diabaikan oleh sebagian besar penduduk dunia, dan telah menjadi suara mereka di arena internasional dengan mengajarkan kemanusiaan kepada dunia," tutur Altun.
Dia menambahkan bahwa setiap tahun pada tanggal 20 Juni, Hari Pengungsi Sedunia, yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berfungsi sebagai pengingat yang kuat bagi komunitas global tentang kewajiban moral dan prinsip etika yang harus dianut secara universal.