Iqbal Musyaffa
20 Oktober 2017•Update: 21 Oktober 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian meminta para jajarannya untuk membantu investor semaksimal mungkin. Dia juga meminta anggotanya memahami berbagai konteks yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi sehingga tidak salah saat bertindak.
Menurut Tito, Polri berperan penting untuk meredam berbagai isu yang dapat menggangu stabilitas keamanan dan politik. Bila keamanan dan politik stabil, maka akan tercipta stabilitas iklim investasi dan kenyamanan bagi para investor dalam berusaha.
“ Indonesia banyak mengundang investor dari Tiongkok, Jepang, dan Korea. Kemudian muncul isu Asing dan Aseng. Bagi para investor, mereka bisa memilih untuk masuk ke negara yang lebih terbuka dan stabil. Sementara, Indonesia akan kehilangan momentum peningkatan investasi akibat isu itu,” kata Tito di Jakarta Jumat.
Dia menekankan kalau peran TNI, Polri, dan intelijen menjadi sangat penting untuk meredam isu-isu yang tidak menguntungkan ekonomi Indonesia.
Selain itu Tito juga meminta agar kepolisian tidak terlalu intervensi dengan pengungkapan kasus serta harus berhati-hati dalam mengungkap kasus korupsi, pungutan liar, serta dugaan penimbunan bahan pangan yang dapat mempengaruhi harga.
“Jangan sampai investor kabur akibat ketidakpastian hukum serta tindakan polisi di daerah yang tidak tepat. Apabila investor merasa tidak nyaman, maka kabar itu akan menyebar dan menyebabkan buruknya iklim investasi di Indonesia,”katanya lagi.