Maria Elisa Hospita
03 Agustus 2018•Update: 03 Agustus 2018
Muhammed Ali Gurtas
ANKARA
Maskapai penerbangan nasional Turki Turkish Airlines memperkenalkan video keselamatan penerbangannya yang terbaru hasil kerja sama dengan Warner Bros dan The LEGO Movie.
"Dari kerja sama dengan Warner Bros, kami menampilkan karakter populer dari franchise The LEGO Movie dalam video keselamatan penerbangan yang akan ditampilkan dalam semua penerbangan mulai hari ini, yang juga akan dirilis di media daring," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis pada Kamis.
Menurut Turkish Airlines, itu adalah video keselamatan penerbangan pertama yang menampilkan karakter LEGO. Video itu menunjukkan instruksi keselamatan penerbangan kepada penumpang dalam gaya yang menyenangkan dan unik.
"Turkish Airlines bangga memiliki salah satu armada termuda di dunia dan berusaha untuk menampilkan yang terbaik dalam standar keselamatan penerbangan," kata Turkish Airlines.
Maskapai itu juga mengatakan bahwa menjelang rilis "LEGO Movie 2" di seluruh dunia - pada Februari 2019 - mereka akan meluncurkan kampanye lewat televisi, film bertema pesawat, dan pertunjukan di pesawat dan bandara, hingga video keselamatan penerbangan berikutnya. Tiga puluh versi berbeda dari video keselamatan yang baru sedang diproduksi, baik dalam bahasa Inggris dan Turki, untuk menjelaskan rincian keselamatan dari 15 model pesawat Turkish Airlines.
"Sebagai maskapai global terkemuka yang mengutamakan keselamatan, kami sangat antusias bekerja sama dengan Warner Bros dan The LEGO Movie untuk video ini," kata Chairman Turkish Airlines Ilker Ayci.
"Kami berharap penumpang dapat menikmati video baru ini. Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Turkish Airlines lagi dan 'memperluas cakrawala mereka' dengan LEGO Movie kami yang penuh warna," ujar Blair Rich, presiden pemasaran global di Warner Bros lewat sebuah pernyataan.
"Kemitraan ini menampilkan perpaduan terbaik dari dua merek berbeda dengan cara yang cerdas dan imajinatif, menghubungkan ke konsumen, sekaligus menghibur mereka," kata dia lagi.
Turkish Airlines yang didirikan pada tahun 1933 dengan lima armada, saat ini sudah memiliki 325 pesawat, termasuk pesawat penumpang dan kargo yang terbang ke lebih dari 300 destinasi di 121 negara.
Tahun lalu, maskapai itu mengangkut 68,6 juta penumpang dengan tingkat huni kursi 79,1 persen.