İqbal Musyaffa
05 Desember 2019•Update: 05 Desember 2019
JAKARTA
Kementerian Perhubungan mengatakan akan menggunakan bandara Kertajati sebagai bandara yang melayani penerbangan umrah sebagai langkah antisipasi bandara yang masih sepi penumpang.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan semua penerbangan umrah untuk jamaah asal Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah bagian barat akan dilayani dari bandara tersebut.
“Umrah kita targetkan mulai 1 Februari ini akan ada penerbangan setiap hari, tapi mulai 18 Desember nanti Garuda Indonesia sudah mulai terbang dari sana,” jelas Menteri Budi dalam diskusi di Jakarta, Kamis.
Menteri Budi mengatakan setiap harinya nanti akan ada 400 jamaah umrah yang terbang dari Kertajati.
Menurut dia, penerbangan umrah dari bandara ini dimungkinkan karena Pertamina memberikan harga avtur yang sama dengan harga di bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, penerbangan umrah dari Kertajati juga menyenangkan bagi jamaah yang berasal dari daerah yang berdekatan dengan bandara tersebut.
Menteri Budi mengatakan bandara Kertajati juga ditargetkan akan melayani penerbangan untuk haji yang saat ini masih dalam pembicaraan dengan Kementerian Agama terkait juga dengan ketersediaan Arab Saudi untuk menerima penerbangan haji dari Kertajati.
“Saya juga minta ke Pemda Jawa Barat untuk mempersiapkan penyelesaian tempat haji di Indramayu yang kalau belum selesai, kita minta (jamaah) ditampung di Cirebon,” ungkap Menteri Budi.