Dandy Koswaraputra
15 Juli 2018•Update: 16 Juli 2018
Mustafa Deveci
JERUSALEM
Sebuah upacara diadakan di konsulat Turki di Yerusalem Timur pada hari Minggu untuk memperingati 2 tahun upaya kudeta yang gagal di Turki pada tahun 2016.
Dalam sambutannya pada upacara tersebut, Erman Topcu, duta sementara Turki, mengatakan 15 Juli adalah salah satu poin penting dalam sejarah Turki.
"Seperti yang dikatakan Presiden Recep Tayyip Erdogan kami ... perlawanan pada 15 Juli telah dengan jelas menunjukkan kepada semua pembuat kudeta di dunia bahwa tidak ada kekuatan superior untuk kedaulatan nasional," kata dia.
Dia mengatakan orang-orang Turki telah menunjukkan bahwa mereka tidak akan pernah menerima serangan terhadap negara.
"Kami memberi hormat kepada semua martir kami dan mengucapkan terima kasih atas upaya besar yang telah dilakukan oleh veteran kami dan bangsa Turki," katanya.
Organisasi Teror Fetullah (FETO) mengatur kudeta yang gagal 15 Juli 2016 di Turki, yang menyebabkan 251 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang terluka.
Turki menandai hari bersejarah sebagai Hari Demokrasi dan Kesatuan Nasional dengan berbagai untuk mengenang mereka yang kehilangan nyawa mereka memukul balik orang-orang yang membungkuk dan mengingat keberanian bangsa.
* Ali Murat Alhas berkontribusi pada laporan ini dari Ankara