Vatikan desak AS dan Israel akhiri perang di Timur Tengah
Kardinal Pietro Parolin meminta AS dan Israel segera menghentikan perang
ISTANBUL
Vatikan mendesak Amerika Serikat dan Israel segera mengakhiri perang di Timur Tengah, dengan peringatan bahwa eskalasi konflik berpotensi semakin meluas dan membahayakan kawasan.
Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin pada Rabu menyatakan bahwa ia akan meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera menghentikan konflik tersebut.
“Saya akan mengatakan: akhiri secepat mungkin, karena bahaya sebenarnya adalah eskalasi yang bisa terjadi kapan saja. Saya juga akan mengatakan: biarkan Lebanon tetap aman,” ujar Parolin seperti dikutip Vatican News.
Parolin menegaskan pesan serupa juga ditujukan kepada Israel, dengan mendorong agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur damai.
Ia menyerukan agar Israel “menyelesaikan masalah apa pun yang ada—atau yang mereka yakini ada—melalui jalur diplomasi dan dialog secara damai.”
Konflik di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan sektor penerbangan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
