Rhany Chairunissa Rufinaldo
20 Juni 2019•Update: 20 Juni 2019
Faruk Zorlu
ANKARA
Turki memperingati Hari Pengungsi Sedunia yang jatuh pada Kamis, dengan mengimbau komunitas internasional untuk menunjukkan solidaritas kepada orang-orang terlantar di seluruh dunia.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan masyarakat internasional harus menunjukkan solidaritas yang lebih besar kepada para pengungsi dan negara tuan rumah, sejalan dengan pembagian beban dan tanggung jawab yang adil.
"Kami berharap Hari Pengungsi Sedunia akan menjadi kesempatan untuk perbaikan kondisi kehidupan para pengungsi dan pencari suaka," tambahnya.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa jumlah orang yang bermigrasi karena berbagai alasan seperti konflik, bencana alam dan pelanggaran hak asasi manusia meningkat setiap hari di seluruh dunia.
"Kami percaya bahwa menyediakan kondisi yang diperlukan bagi orang-orang ini untuk hidup bermartabat, menciptakan kondisi yang memastikan repatriasi yang aman ke negara mereka dan memecahkan masalah yang memaksa mereka mencari suaka adalah tanggung jawab bersama masyarakat internasional," kata kementerian.
Mencatat bahwa Turki saat ini menampung 4 juta pengungsi, pernyataan itu mengungkapkan bahwa Turki telah memberikan fasilitas kepada para pengungsi di berbagai bidang, khususnya kesehatan, pendidikan dan akses lapangan pekerjaan.
Kementerian Luar Negeri mengkritik komunitas internasional karena tidak mengambil banyak bagian dalam hal ini.
"Kami sangat menyesal menyaksikan bangkitnya xenophobia, rasisme dan diskriminasi terhadap orang-orang ini, yang secara ekonomi dan budaya memperkaya negara-negara dan komunitas tuan rumah," tambah kementerian.
Memainkan peran aktif di platform internasional untuk peningkatan hak-hak pengungsi, Turki akan terus mendukung Kesepakatan Global tentang Pengungsi yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada 2018.
Turki akan menjadi salah satu ketua Forum Pengungsi Global di Jenewa pada 17-18 Desember.
"Kami mengundang semua negara dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam Forum di tingkat tertinggi dan untuk menyatakan janji signifikan bagi para pengungsi di forum ini," ujar pernyataan tersebut.