Muhammad Abdullah Azzam
08 September 2020•Update: 09 September 2020
Gokhan Varan
ANKARA
Turki mengutuk serangan teroris mematikan di Tunisia yang menewaskan seorang petugas keamanan, kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Senin.
“Kami turut berduka atas tewasnya seorang anggota Tentara Garda Nasional dan satu lainnya terluka dalam serangan teroris di pos pemeriksaan di Sousse, Tunisia, pada 6 September 2020, yang diklaim oleh Organisasi teroris Daesh," kata kementerian Turki itu.
Kami berharap agar Allah merahmati prajurit yang tewas dalam serangan keji ini, dan semoga tentara yang terluka segera pulih, dan kami turut menyampaikan belasungkawa kepada saudara-saudara di Tunisia, tambah pernyataan kementerian itu.
Pada Senin, kelompok teroris Daesh/ISIS mengklaim telah melakukan serangan dengan pisau di kota Sousse, Tunisia.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri Tunisia pada Minggu mengatakan para tersangka menabrakkan kendaraan mereka ke pos pemeriksaan Garda Nasional di kota Mediterania.
Kementerian itu mengatakan dua petugas ditikam oleh para penyerang, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.
Otoritas Tunisia mengatakan tiga militan ditembak mati dalam serangan itu.
Tunisia mengalami sejumlah serangan teroris yang merenggut nyawa puluhan aparat keamanan dan militer serta turis asing sejak 2013.
Pada Maret 2016, Daesh/ISIS melancarkan serangan ke stasiun Garda Nasional Tunisia di kota Ben Gardane, dekat perbatasan Libya, menewaskan 12 personel keamanan Tunisia.