Muhammad Abdullah Azzam
13 Mei 2020•Update: 13 Mei 2020
Havva Kara Aydın
ANKARA
Turki pada Selasa mengecam serangan-serangan teroris di Afghanistan yang menewaskan hampir 40 orang dan melukai lebih dari 75 orang lainnya.
"Kami turut berduka cita atas dua serangan teroris yang menargetkan sebuah rumah sakit di Kabul, ibu kota Afghanistan dan upacara pemakaman di provinsi Nangarhar Selasa pagi yang menewaskan banyak warga sipil," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
"Kami mengutuk serangan teroris keji yang menargetkan korban warga sipil dan rumah sakit di bulan suci Ramadan dan pada saat mewabahnya pandemi Covid-19," tutur pernyataan itu.
Menteri tersebut menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Afghanistan dan berharap agar korban luka-luka cepat pulih.
Sedikitnya 38 orang tewas dalam dua serangan teroris di Afganistan pada Selasa.
Bom bunuh diri selama prosesi pemakaman di provinsi Nangarhar timur menewaskan sedikitnya 24 orang dan lebih dari 60 orang lainnya terluka.
Serangan lainnya menghantam sebuah rumah sakit bersalin di ibu kota Kabul menewaskan 14 warga sipil yang diantaranya dua bayi dan beberapa wanita serta 15 lainnya terluka.
Taliban menyangkal keterlibatan mereka dalam kedua serangan itu yang terjadi di tengah upaya untuk memaperbarui proses perdamaian Afghanistan.