Maria Elisa Hospita
12 November 2019•Update: 12 November 2019
Sena Guler
ANKARA
Turki dan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) membahas repatriasi sukarela warga Suriah ke negara asal mereka.
"Diskusi antara delegasi Turki dan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) berlangsung hari ini (11 November) di Jenewa mengenai pemulangan sukarela warga Suriah," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan tertulis.
Kementerian menambahkan bahwa pertemuan itu digelar di bawah naungan Wakil Menteri Luar Negeri Turki Yavuz Selim Kiran dan Asisten Komisaris Tinggi untuk Perlindungan Gillian Triggs.
Diskusi selanjutnya akan berlangsung di Turki, meskipun tanggalnya belum ditentukan.
"Turki yang menampung paling banyak pengungsi di dunia tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan UNHCR dalam penanganan pengungsi, termasuk mencari solusi jangka panjang untuk warga Suriah," tambah dia.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada awal Oktober untuk mengusir teroris YPG / PKK dari utara Suriah, mengamankan perbatasan Turki, membantu repatriasi yang aman bagi para pengungsi Suriah, dan menjamin integritas wilayah Suriah.
Ankara menginginkan agar teroris YPG / PKK menarik diri dari wilayah tersebut sehingga zona aman dapat dibangun untuk repatriasi yang aman bagi sekitar dua juta pengungsi.