Nani Afrida
28 Agustus 2019•Update: 28 Agustus 2019
Walid Abdullah dan Emre Aytekin
TRIPOLI / ANKARA
Sebanyak 65 migran berhasil diselamatkan dari kapal mereka di lepas pantai barat laut Libya, kata angkatan laut negara itu, Selasa.
Selain itu juga ditemukan lima jenazah.
Penjaga Pantai Libya menerima informasi bahwa kapal migran yang berada pada sembilan mil di lepas pantai kota Khoms membutuhkan bantuan mendesak.
Kapal itu membawa migran ilegal dari Sudan, Mesir, dan Maroko.
Pencarian sedang dilakukan untuk menemukan lebih banyak korban atau mayat.
40 migran hilang
Setidaknya 40 migran, sebagian besar dari mereka warga negara Sudan, diperkirakan hilang dan diperkirakan tenggelam, kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dalam sebuah pernyataan Selasa malam.
Para migran yang diselamatkan dibawa ke kota pantai di sebelah timur ibukota Tripoli di mana tim UNHCR memberikan bantuan medis dan kemanusiaan.
Pencarian dan penyelamatan terus berlanjut.
Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), 578 migran telah tenggelam antara Libya, Malta dan Italia di Mediterania sejak awal tahun hingga 15 Agustus.
Tahun lalu, lebih dari 2.240 orang meninggal atau hilang di laut ketika berusaha mencapai Eropa melalui Mediterania, kata Badan Pengungsi PBB.