Turki dan Qatar teken 10 kesepakatan baru dalam pertemuan bilateral di Ankara
Presiden Turki dan Emir Qatar memimpin pertemuan Komite Strategi Tertinggi Turki-Qatar yang ke-6 di Ankara
Ankara
Serdar Bitmez
ANKARA
Turki dan Qatar pada Kamis menandatangani 10 kesepakatan baru pada pertemuan kerja sama yang diadakan di istana presiden di Ankara.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Emir Qatar Tamim Hamad al-Thani memimpin pertemuan tertutup tersebut.
Penjualan 10 persen saham di bursa saham Turki Borsa Istanbul menjadi pusat perhatian dari daftar perjanjian yang dibuat antara kedua pihak.
Perjanjian lainnya juga ditandatangani untuk penjualan saham Istinye Park Istanbul, pusat perbelanjaan mewah di kota metropolitan Istanbul.
Sebuah nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani untuk investasi bersama dalam Proyek Golden Horn di Istanbul.
Pembelian saham Operator Pelabuhan Antalya Timur Tengah dari Pelabuhan Global Turki ke Terminal Qatar W.L.L. juga disepakati dalam pertemuan itu.
Sebuah MoU telah ditandatangani untuk kegiatan promosi bersama antara Kementerian Perdagangan Turki dan Otoritas Zona Bebas Qatar.
Kesepakatan lain juga dicapai pada pembentukan komisi perdagangan bersama antara kedua negara.
Beberapa MoU juga ditandatangani untuk peningkatan kerjasama ekonomi dan moneter, serta layanan keluarga dan sosial.
Kedua pihak menandatangani kesepakatan program pertukaran diplomat.
Ikatan kedua negara yang mengakar
Erdogan mengatakan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan yang sangat produktif.
"Kami akan melanjutkan solidaritas kami dengan rakyat Qatar, dengan siapa kami memiliki ikatan yang mengakar di setiap bidang," kata Erdogan di Twitter.
Dalam sebuah tweet, Emir Qatar mengatakan dirinya juga melakukan "pertemuan produktif" dengan Erdogan.
"Dalam pertemuan tersebut, Turki dan Qatar menegaskan kembali bahwa kedua belah pihak bertekad dan bersedia untuk meningkatkan hubungan persaudaraan yang kuat dan hubungan kemitraan strategis di berbagai bidang," kata Dewan Syura Qatar dalam sebuah pernyataan.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan sejawatnya dari Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani juga menandatangani perjanjian terkait hubungan bilateral.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar, Menteri Keuangan Lutfi Elvan, Menteri Perdagangan Ruhsar Pekcan, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Karaismailoglu, Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli, Menteri Keluarga, Tenaga Kerja dan Sosial Zehra Zumrut Selcuk, Kepala Direktorat Komunikasi Fahrettin Altun, juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin, CEO Turkey Wealth Fund Zafer Sonmez dan banyak pebisnis lainnya.
Sebelumnya, kedua negara telah membuat total 52 kesepakatan dan lima deklarasi bersama dengan pertemuan terakhir, kini jumlah kesepakatan meningkat menjadi 62.
Dalam pertemuan sebelumnya, kedua pihak mencapai kesepakatan dalam berbagai isu penting di bidang ekonomi, industri, keselamatan, investasi, energi, budaya, kekayaan intelektual, pendidikan dan kepemudaan.
Volume perdagangan kedua negara meningkat 6 persen pada 2020 mencapai USD1,6 miliar. Investasi Qatar di Turki mencapai USD22 miliar, menurut data yang disediakan oleh Kedutaan Turki di Doha.
Sebanyak 533 perusahaan Turki beroperasi di Qatar, menyelesaikan proyek konstruksi senilai USD 18,5 miliar.
Sebanyak 179 perusahaan Qatar beroperasi di Turki.
Jumlah turis Qatar yang mengunjungi Turki telah meningkat selama beberapa tahun terakhir, di mana 110.000 warga Qatar telah mengunjungi Turki pada 2019.
