Dunia

Dubes AS dan Inggris puji upaya diplomatik Turki untuk ekspor gandum Ukraina

Misi diplomatik dari kedua negara itu menyambut baik upaya diplomasi Ankara untuk menengahi kesepakatan atas gandum yang macet selama berbulan-bulan karena perang Rusia-Ukraina

Ekip   | 04.08.2022
Dubes AS dan Inggris puji upaya diplomatik Turki untuk ekspor gandum Ukraina Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)


ANKARA

Misi diplomatik Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Turki pada Rabu secara terpisah memuji upaya Ankara untuk melanjutkan ekspor gandum Ukraina yang terhenti selama berbulan-bulan akibat perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Kapal bermuatan biji-bijian pertama yang meninggalkan Ukraina sejak awal perang dengan Rusia terus berlayar ke Lebanon setelah pemeriksaan pada Rabu oleh tim dari Pusat Koordinasi Gabungan (JCC) di Istanbul.

“Kami menyambut kedatangan kapal kargo Razoni di Istanbul hari ini sebagai langkah penting menuju mitigasi krisis ketahanan pangan global. Kami memuji Turki atas diplomasinya untuk memastikan pengiriman biji-bijian yang aman dari Ukraina ke pasar global,” kata konsulat jenderal AS di Istanbul di Twitter.

Kapal kargo berbendera Sierra Leone Razoni, membawa lebih dari 26.500 ton jagung, berlabuh di lepas pantai Turki dekat pintu masuk Selat Istanbul pada Selasa malam untuk mengikuti proses inspeksi bersama.

Kapal itu berangkat dari pelabuhan Odesa Ukraina pada Senin di bawah kesepakatan bersejarah yang ditengahi oleh Ankara dan PBB bulan lalu.

Inspeksi berlangsung lebih dari satu jam, dan setelah mendapatkan izin keamanan di Istanbul, kapal melewati Selat Turki dalam perjalanan ke pelabuhan Tripoli di Lebanon.

Secara terpisah, dalam pesan video pertamanya di Turki, Ajay Sharma, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Inggris, mengatakan kesepakatan gandum Ukraina hanya mungkin karena upaya diplomatik yang dipimpin oleh Turki dan PBB.

“Kami, sebagai Inggris, sangat mementingkan dan mendukung perjanjian ini. Keberhasilan diplomatik ini memang penting untuk menghilangkan ancaman terhadap ketahanan pangan dan mengakhiri blokade gandum di Ukraina,” tambah Sharma.

Dia mengatakan Inggris akan terus mendukung pelaksanaan perjanjian karena itu untuk kepentingan dunia.

Turki, PBB, Rusia, dan Ukraina menandatangani kesepakatan pada 22 Juli untuk membuka kembali tiga pelabuhan Ukraina – Odesa, Chernomorsk, dan Yuzhny – untuk ekspor biji-bijian Ukraina.

JCC dibuka pada 27 Juli yang terdiri dari perwakilan dari Turki, PBB, Rusia, dan Ukraina untuk memungkinkan transportasi yang aman oleh kapal dagang bahan makanan komersial dan pupuk dari tiga pelabuhan utama Ukraina.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın