Maria Elisa Hospita
19 November 2018•Update: 19 November 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Presiden Amerika Serikat Donald Trump enggan mendengarkan rekaman audio pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, di Konsulat Saudi di Istanbul, pada 2 Oktober.
"Saya tak mau mendengarnya, saya tak punya alasan untuk mendengarnya," kata Trump saat diwawancarai Fox News.
"Karena itu adalah rekaman yang menyedihkan. Saya tahu persis. Saya tahu semua yang terjadi di rekaman itu tanpa harus mendengarkannya," kata dia lagi.
Mengenai pembunuhan itu, Trump mengatakan kepada presenter Fox News, Chris Wallace: "Itu sangat kejam, sangat ganas, dan mengerikan,"
Menurut Washington Post, dari rincian rekaman tersebut, CIA telah menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman menginstruksikan pembunuhan Khashoggi.
Khashoggi, seorang jurnalis Saudi yang bekerja untuk Washington Post, tewas dibunuh tak lama setelah ia memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Arab Saudi telah menyampaikan berbagai penjelasan mengenai hilangnya Khashoggi, sebelum akhirnya mengakui bahwa dia dibunuh dalam 'operasi liar'.