Dunia

Trump batalkan pertanyaan kewarganegaraan dalam kuesioner sensus

Selama berminggu-minggu, Trump mendesak agar pertanyaan kewarganegaraan dimasukkan dalam kuesioner sensus penduduk 2020

Maria Elisa Hospita   | 12.07.2019
Trump batalkan pertanyaan kewarganegaraan dalam kuesioner sensus Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto file - Anadolu Agency)

Washington DC

Umar Farooq

WASHINGTON 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakhiri upayanya untuk menambahkan pertanyaan soal kewarganegaraan ke dalam kuesioner sensus negara.

Dia justru mengumumkan instruksi eksekutif yang mengarahkan semua lembaga pemerintah untuk memberikan data kepada Departemen Perdagangan mengenai jumlah warga dan bukan warga negara di AS.

Menurut Trump, langkah itu akan menunjukkan berapa banyak warga di negara itu dengan tingkat akurasi 90 persen.

"Sangat penting bahwa kami memiliki rincian yang jelas tentang jumlah warga negara dan bukan warga negara yang membentuk populasi AS," kata presiden saat konferensi pers di Gedung Putih.

Selama berminggu-minggu, Trump mendesak agar pertanyaan kewarganegaraan dimasukkan dalam kuesioner sensus penduduk 2020.

Pengadilan pun mempertanyakan alasan pemerintah memasukkan pertanyaan tersebut dan pada akhirnya menilai alasan mereka tak cukup kuat.

Sementara itu, Departemen Perdagangan mendukung penambahan pertanyaan karena akan membantu implementasi Voting Rights Act 1965.

Kelompok pendukung imigran mengkritik usulan Trump, karena pertanyaan itu akan membuat para responden enggan berpartisipasi dalam sensus. 

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın