Dunia

Equinor akan bangun ladang angin terapung pertama di Asia

Hasil studi akan mengungkapkan apakah ladang gas Donghae yang dioperasikan Korea Selatan dapat digunakan sebagai gardu ladang angin terapung 200 MW

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 12.07.2019
Equinor akan bangun ladang angin terapung pertama di Asia Ilustrasi: Minyak dan gas. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Murat Temizer

ANKARA

Perusahaan energi Norwegia Equinor, Perusahaan Minyak Nasional Korea (KNOC) dan perusahaan listrik Korea East-West Power (EWP) membentuk konsorsium untuk mengembangkan ladang angin lepas pantai terapung pertama di Asia.

Equinor mengumumkan pada Kamis bahwa konsorsium baru saja meluncurkan proyek pengembangan ladang angin terapung 200 megawatt, Donghae 1, yang rencananya akan berlokasi dekat dengan ladang gas alam Donghae yang dioperasikan oleh KNOC di lepas pantai Ulsan, Korea Selatan.

Konsorsium akan melakukan studi kelayakan, termasuk potensi penggunaan ladang gas Donghae 1 sebagai gardu untuk ladang angin.

Setelah hasil studi kelayakan keluar, konsorsium akan memulai pembangunan ladang angin lepas pantai terapung pada 2022, dengan kemungkinan memulai produksi daya pada 2024.

"Kami sangat senang menjadi anggota kemitraan yang terlibat dalam mewujudkan ladang angin lepas pantai terapung pertama di Asia," kata Stephen Bull, wakil presiden senior untuk klaster angin dan karbon rendah dari Departemen Solusi Energi Baru Equinor.

Korea Selatan berencana untuk mengubah bauran energi negara itu dari tenaga nuklir dan batubara menjadi energi terbarukan.

Pangsa energi terbarukan dalam produksi listrik diperkirakan akan meningkat menjadi 20 persen pada 2030, dengan target menambah 49 gigawatt ke kapasitas produksi terbarukan pada 2030, di mana tenaga surya akan menghasilkan 31 gigawatt dan tenaga angin menghasilkan 16 gigawatt.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın