Maria Elisa Hospita
28 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan kepada sekelompok anggota parlemen dari Partai Konservatif bahwa dia akan mundur dari jabatannya setelah kesepakatan Brexit terealisasikan.
Upaya itu dilakukan sebagai upaya agar kesepakatan Brexit usulannya lolos di parlemen pekan ini.
Pada Rabu malam, Parlemen Inggris mengadakan pemungutan suara untuk menyetujui serangkaian alternatif untuk kesepakatan tersebut, yang telah ditolak dua kali oleh anggota parlemen.
Karena hasil pemungutan suara itu tak akan mengikat, May diperkirakan akan membawa kesepakatan usulannya itu kembali ke House of Commons pada Jumat.
"Kami hanya mengupayakan pemungutan suara lagi jika kami sudah yakin kesepakatan itu memiliki prospek keberhasilan yang realistis," kata seorang juru bicara pemerintah.
Uni Eropa (UE) menyetujui penundaan Brexit hingga 22 Mei, jika kesepakatan May disetujui oleh House of Commons pekan ini.
Jika kesepakatan itu tak disetujui oleh parlemen, maka UE akan menunda Brexit hingga 12 April.