Maria Elisa Hospita
03 September 2020•Update: 03 September 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Taiwan telah mengubah desain sampul paspornya agar lebih mudah dikenali dan dibedakan dengan paspor China.
Menurut Kementerian Luar Negeri, paspor baru berlaku mulai Januari 2021.
"Untuk memperjelas huruf “TAIWAN”, kami akan memperbesar kata tersebut. Kata ROC akan dihilangkan, sedangkan kata “PASPOR” dan “TAIWAN” akan ditempatkan bersebelahan," jelas Menteri Luar Negeri Joseph Wu pada Rabu.
Menurut indeks Paspor Henley & Partners, paspor Taiwan adalah paspor terbaik ke-33 di dunia, yang diberikan akses ke 170 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Taiwan, yang secara resmi dikenal sebagai Republik China (ROC), menyangkal klaim Beijing bahwa Taiwan adalah "provinsi yang memisahkan diri" dan terus berupaya agar diakui sebagai negara merdeka.
Setidaknya 16 negara mengakuinya dan menjalin hubungan diplomatik formal dengan Taipei.
"Desain terbaru akan menjamin martabat dan hak warga Taiwan saat bepergian ke luar negeri. Ini juga akan mengurangi ketidaknyamanan saat negara lain salah mengira paspor ROC [Taiwan] sebagai paspor China," tambah kementerian.