Maria Elisa Hospita
03 September 2020•Update: 04 September 2020
Ahmad Adil
NEW DELHI
Akun Twitter yang ditautkan ke situs web pribadi dan aplikasi telepon genggam Perdana Menteri India Narendra Modi diretas pada Kamis pagi.
Situs microblogging tersebut mengonfirmasi bahwa akun yang memiliki 2,5 juta pengikut tersebut diretas dan mereka sedang menyelidiki masalah itu.
"Begitu kami mengidentifikasi aktivitas ini, kami langsung mengambil langkah-langkah untuk mengamankan akun yang disusupi. Saat ini, kami belum dapat mengonfirmasi apakah ada akun lainnya yang terkena dampak," kata juru bicara Twitter.
Beberapa cuitan palsu di akun itu meminta pengikutnya untuk menyumbangkan cryptocurrency ke Dana Bantuan Nasional Perdana Menteri.
Sebelumnya, pada Juli, sejumlah akun Twitter milik tokoh terkemuka, termasuk Kanye West, Elon Musk, dan Joe Biden juga sempat diretas.