Maria Elisa Hospita
21 Desember 2018•Update: 21 Desember 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Bandara Gatwick di London dibuka kembali pada Jumat setelah berhenti beroperasi selama 36 jam karena sejumlah pesawat drone terbang di atas landasan pacu sejak Rabu malam.
Pada Jumat, beberapa penerbangan tiba dan diberangkatkan dari Gatwick, namun 100 dari 750 penerbangan kemungkinan dibatalkan.
Kepala Staf Operasional Gatwick Airport Chris Woodroofe mengatakan polisi sedang mencari operator pesawat tak berawak itu.
Pada Kamis, lebih dari 100.000 penumpang terlantar di salah satu bandara tersibuk di London itu. Penerbangan dengan tujuan Gatwick Airport pun dialihkan ke Luton, Heathrow, Stansted, dan Manchester.
Kepolisian Sussex mengatakan insiden itu tidak berkaitan dengan teror melainkan "tindakan yang disengaja".
Menteri Luar Negeri Inggris Gavin Williamson mengkonfirmasi bahwa personel militer telah dikerahkan untuk membantu polisi.
"Kami mengupayakan semua yang kami bisa sehingga bandara dapat kembali beroperasi secepatnya," jelas Williamson.
Hampir tiga juta penumpang diperkirakan menggunakan Bandara Gatwick selama liburan akhir tahun.