Dandy Koswaraputra
29 Oktober 2018•Update: 29 Oktober 2018
Moustafa Maged Haboosh dan Hamdi Yildiz
ANKARA
Tiga anak Palestina menjadi martir pada Minggu oleh serangan udara Israel di dekat perbatasan timur Jalur Gaza, kata Kementerian Kesehatan.
"Para awak ambulans mengangkut tubuh tiga anak berusia antara 12 dan 14 tahun dari lokasi serangan udara Israel di wilayah timur Gaza selatan," kata juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra dalam sebuah pernyataan.
Anak-anak dipindahkan ke Rumah Sakit Al-Aqsa Martir di Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, Al-Qidra menambahkan.
Tentara mengklaim bahwa anak-anak berusaha merusak pagar keamanan dan tampaknya menanam alat peledak.
Selama tujuh bulan terakhir, orang-orang Palestina di Gaza melakukan demonstrasi rutin di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel menuntut hak untuk kembali ke rumah mereka di Palestina yang bersejarah dari mana mereka didorong pada tahun 1948.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah menghancurkan ekonomi kantong pesisir dan merampas dua juta penduduknya dari banyak komoditas pokok.
Sejak unjuk rasa dimulai pada 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir - dan ribuan lainnya terluka - oleh pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga.