Ahmed Asmar
09 April 2025•Update: 10 April 2025
ANKARA
Serangan tentara Israel pada Rabu pagi menewaskan empat warga Palestina yang menargetkan sebuah rumah dan dua tenda untuk orang-orang terlantar di Jalur Gaza saat kampanye genosida terus berlanjut.
Menurut sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa dua warga Palestina, termasuk seorang wanita, tewas dalam serangan Israel menargetkan dua tenda di kota Khan Younis bagian barat, Jalur Gaza selatan.
Sumber tersebut menambahkan bahwa dua warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah.
Seorang warga Palestina yang terluka meninggal karena luka yang dideritanya dari serangan Israel sebelumnya, kata sumber medis tersebut.
Sementara itu, tentara Israel melanjutkan aksinya untuk meledakkan dan menghancurkan rumah-rumah penduduk di beberapa daerah di seluruh kota Rafah, menurut para saksi.
Tentara Israel kembali melancarkan serangan mematikan di Gaza pada 18 Maret dan sejak itu telah menewaskan hampir 1.400 korban, melukai lebih dari 3.600 lainnya, dan menggagalkan gencatan senjata serta perjanjian pertukaran tahanan di daerah kantong yang ditandatangani pada Januari.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji minggu lalu untuk meningkatkan serangan di Gaza karena berbagai upaya sedang dilakukan untuk melaksanakan rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengusir warga Palestina dari daerah kantong tersebut.
Lebih dari 50.800 warga Palestina telah tewas di Gaza dalam serangan brutal Israel sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.