Elena Teslova
24 April 2018•Update: 24 April 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan mitranya dari Tiongkok Wang Yi pada hari Senin menyerukan penyelesaian damai di Suriah.
"Kami bertukar pendapat tentang situasi di Suriah. Dari kedua belah pihak evaluasi yang sangat negatif diberikan kepada serangan udara oleh AS dan sekutu mereka di Suriah, sebagai pelanggaran yang sangat mencolok terhadap hukum internasional," kata Lavrov, menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pernyataan Lavrov ini muncul menyusul perbincangannya dengan Wang Yi di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri Shanghai Cooperation Organization di ibu kota Cina, Beijing.
Para menteri membahas situasi di Suriah, Korea Utara, kesepakatan nuklir Iran dan hubungan bilateral, menurut pernyataan itu.
Kedua belah pihak juga mengatakan bahwa krisis Suriah hanya bisa diselesaikan melalui cara diplomatik dan politik.
"Kami menekankan bahwa tidak ada alternatif untuk penyelesaian politik dan diplomatik dari krisis Suriah. Kami sepakat untuk meningkatkan koordinasi bilateral di bidang ini, termasuk di Dewan Keamanan PBB," kata Lavrov.
Wang Yi pun mengingatkan bahwa tidak ada persetujuan di Dewan Keamanan PBB untuk serangan udara di Suriah.
Dalam kesempatan yang sama, kedua menteri juga menyatakan dukungan mereka terhadap kesepakatan nuklir Iran dan menyetujui keputusan Korea Utara untuk menunda uji coba rudal nuklir.