Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Rusia dan AS sepakat untuk memperluas koordinasi di Suriah pada semua isu, kata Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton pada Selasa.
Berbicara pada konferensi pers setelah kunjungan dua hari ke Moskow, dia mengatakan Suriah adalah topik utama diskusi.
Mengomentari pengorganisasian zona demiliterisasi di Provinsi Idlib Suriah, dia mengatakan sebuah memorandum antara Rusia dan Turki sedang dilaksanakan.
"Adapun tentang Idlib, kami telah membahas topik ini. Saya mengulangi apa yang dikatakan Presiden Trump tentang perlunya menghindari bencana kemanusiaan di sana," ujar Bolton.
"Kesepakatan antara Rusia, Suriah dan Turki sedang dilaksanakan, meskipun banyak masalah yang belum terselesaikan. Idlib adalah salah satu isu dalam konflik Suriah," kata dia.
Setelah pertemuan di Sochi bulan lalu antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan rekannya dari Rusia, Vladimir Putin, kedua negara sepakat untuk membentuk zona demiliterisasi Idlib.
Ankara dan Moskow juga menandatangani nota kesepahaman yang menyerukan "stabilisasi" dari zona de-eskalasi Idlib, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Berdasarkan kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib akan tetap berada di daerah-daerah di mana mereka sudah menetap, sementara Rusia dan Turki akan melakukan patroli bersama di daerah itu dengan maksud untuk mencegah pertempuran baru.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.