Turki, Dunia

Puji penanganan Covid-19, Dubes AS: upaya Turki masuk akal, berfungsi

Dubes AS untuk Ankara menyebut pihaknya sangat menghargai perhatian yang diberikan otoritas Turki untuk melindungi orang-orang dari virus korona

Muhammad Abdullah Azzam   | 22.05.2020
Puji penanganan Covid-19, Dubes AS: upaya Turki masuk akal, berfungsi Duta Besar AS untuk Ankara, David Michael Satterfield (kiri) bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah menyerahkan surat kepercayaan di Kompleks Presidensial, di Ankara, Turki, pada 28 Agustus 2019. (Turkish Presidency / Cem Oksuz - Anadolu Agency)

Ankara

Tugrul Cam

ANKARA

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ankara pada Kamis memuji cara Turki menangani pandemi Covid-19.

"Kami sangat menghormati perawatan dan perhatian yang telah diberikan otoritas Turki untuk melindungi semua orang yang tinggal di Turki dari penyakit ini," kata Dubes AS David Satterfield kepada Anadolu Agency.

Satterfield mengatakan bahwa kalangan Kedutaan Besar dan Konsulat AS mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh Pemerintah Turki. 

Dia menambahkan bahwa pedoman tersebut masuk akal dan berfungsi.

"Kita semua berharap untuk periode di mana Covid-19 adalah sesuatu di masa lalu, sebagai lawan mendominasi segala sesuatu tentang masa kini," tambah dia.

Satterfield mengatakan sejauh ini lebih dari 400 warga AS telah meninggalkan Turki, sebagian besar dari mereka menggunakan penerbangan khusus yang dikelola oleh Turkish Airlines ke AS dan Kanada.

"Semua ini tidak akan terjadi tanpa keterlibatan aktif, bantuan dan dukungan dari Pemerintah Turki dan khususnya, Turkish Airlines. Kami sangat berterima kasih untuk itu," kata dia.

Terkait kerja sama antara Turki dan AS selama pandemi apakah bisa menjadi kesempatan untuk memajukan hubungan bilateral antara kedua negara, Satterfield mengatakan bahwa AS menyampaikan apresiasinya atas bantuan Turki di tingkat tertinggi.

"Seperti yang saya katakan pada akhir April setelah Turki mengirim dua pesawat bantuan medis ke AS, 'koordinasi yang erat antara sekutu dan mitra yang berpikiran sama adalah kunci untuk mengembangkan respons cepat dan efektif.' Itu berlaku lebih luas untuk hubungan bilateral juga," tambah dia.

Menyebut hubungan antara AS dan Turki "kuat," duta besar itu menekankan bahwa Turki adalah salah satu sekutu terpenting AS.

AS berharap hubungan dengan Turki akan terus berkembang, tumbuh, dan melangkah ke depan untuk mengatasi masalah yang ada secepat mungkin, tukas dia.

Kasus harian di Turki turun di bawah 1.000 pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak 25 Maret karena masyarakat Turki sebagian besar mengikuti langkah-langkah untuk membendung pandemi tersebut.

Kementerian Kesehatan Turki mengumumkan total 114.990 pasien Covid-19 di negaranya telah pulih, sementara jumlah jumlah kematian mencapai 4.249 dengan 27 lebih banyak kematian, dan jumlah kasus meningkat menjadi 153.548.

Setelah muncul di China Desember lalu, virus Covid-19 telah menyebar ke sedikitnya 188 negara dan wilayah, dengan Eropa dan AS saat ini yang terparah.

Lebih dari 1.550.000 orang di AS terjangkit virus korona dan hampir 93.500 orang di antaranya meninggal dunia.

Pandemi telah menewaskan hampir 329.000 orang di seluruh dunia, dengan sekitar 5 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 2 juta orang telah pulih, menurut angka yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın