Turki, Dunia

Presiden Turki gencar lakukan diplomasi intensif di KTT NATO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghadiri pertemuan 4 arah bersama presiden Finlandia, perdana menteri Swedia, dan sekretaris jenderal NATO

Zafer Fatih Beyaz   | 01.07.2022
Presiden Turki gencar lakukan diplomasi intensif di KTT NATO Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto file - Anadolu Agency)

MADRID

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan pertemuan bilateral dengan para pemimpin Amerika Serikat (AS), Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, Belanda, Austria, dan Uni Eropa (UE) di sela-sela KTT NATO di Madrid.

Pada 28 Juni, Erdogan menghadiri pertemuan empat arah bersama Presiden Finlandia Sauli Niinisto, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengenai pengajuan negara-negara Nordik itu untuk bergabung dengan aliansi militer yang beranggotakan 30 negara.

Erdogan berbicara tentang perjuangan Turki melawan kelompok teroris pada pertemuan tersebut, yang berlangsung sekitar tiga jam.

Selama pertemuan itu, para pemimpin Swedia dan Finlandia berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kekhawatiran Turki dan para pihak menandatangani memorandum setelah pertemuan tersebut.

Turut berpartisipasi dalam foto keluarga pada hari pertama KTT, Erdogan juga menghadiri pertemuan terkait isu Ukraina.

Sebelum pertemuan besar, Erdogan melakukan pembicaraan singkat dengan Presiden AS Joe Biden, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Albania Edi Rama dan sekretaris jenderal NATO.

Kemudian, Erdogan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Pusat Kongres IFEMA.

Dia juga bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Johnson dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel.



Pertemuan presiden Turki dan AS

Di sela-sela KTT, Erdogan bertemu dengan sejawatnya dari AS, yang berlangsung hampir satu jam.

Dalam pertemuan itu, Erdogan mengatakan bahwa langkah yang diambil untuk memperkuat NATO akan memiliki "kontribusi khusus" dalam konteks krisis Rusia-Ukraina.

Presiden Turki juga menghadiri “Jamuan Makan Malam Transatlantik Informal” yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez untuk menghormati para kepala negara dan pemerintahan serta ibu negara.

Dia mengadakan pertemuan bilateral dengan Kanselir Austria Karl Nehammer di sela-sela KTT.

Pada hari kedua, Erdogan bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

Setelah pertemuan tersebut, dia menghadiri sesi tentang terorisme, di mana sebuah video tentang perjuangan Turki melawan terorisme diputar dalam pertemuan itu.

Setelah sesi ini, presiden Turki bertemu dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Erdogan mengadakan pertemuan bilateral terakhirnya dengan Presiden Rumania Klaus Werner Iohannis.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın