Maria Elisa Hospita
16 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Muhammet Kursun
TEHERAN
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Selasa meminta kelompok-kelompok minoritas - seperti Muslim Sunni dan Turkmen - untuk mengambil peran yang lebih besar dalam pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Rouhani Presiden selama kunjungannya ke Provinsi Golestan yang didominasi kelompok Sunni.
"Turkmen dan Sunni pantas memegang lebih banyak jabatan dalam pemerintahan," kata dia.
"Sumber daya manusia kami yang berpengetahuan luas dan terampil harus diberdayakan. Ini adalah hak mereka dan juga hal yang benar untuk dilakukan," tambah Rouhani.
Presiden Iran juga menegaskan kembali niatnya untuk memberikan 30 persen jabatan di pemerintahan bagi perempuan.
90 persen dari populasi Iran, atau sekitar 80 juta jiwa adalah Muslim Syiah. Sisanya, 10 persen - termasuk Turkmen, Kurdi, dan Baluchi - hampir seluruhnya adalah Muslim Sunni.