Ahmet Gençtürk
18 November 2021•Update: 20 November 2021
ANKARA
Personel keamanan Prancis telah menahan dua aktivis sayap kanan, lapor media pada Rabu.
Para aktivis sedang mendiskusikan pembelian senjata di aplikasi pesan instan Telegram, menurut outlet berita Cnews.
Direktorat Jenderal Keamanan Dalam Negeri menangkap para aktivis di barat daya provinsi Montauban dan Gironde.
Cnews juga melaporkan penyelidikan awal telah dimulai oleh Kantor Kejaksaan Anti-Terorisme Nasional terhadap para aktivis yang membentuk organisasi teroris dan provokasi langsung melalui sarana komunikasi online terhadap suatu tindakan terorisme.
Dalam penggeledahan di kediaman para aktivis, ditemukan puluhan senjata dan amunisi serta peralatan untuk membuat bahan peledak.