Maria Elisa Hospita
10 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Burak Bir
ANKARA
Serangga yang berperan penting dalam lingkungan, populasinya kini mengalami penurunan akibat industri pertanian yang bergantung pada pestisida.
Menurut laporan yang dirilis oleh kelompok aktivis lingkungan Friends of the Earth Europe pada Selasa, 41 persen spesies serangga mengalami penurunan dan sepertiganya berisiko punah.
Laporan tersebut menyoroti dampak dari penggunaan pestisida dalam jumlah besar yang telah meningkat lima kali lipat sejak tahun 1950.
Lebih dari empat juta ton bahan kimia itu disemprotkan pada tanaman di seluruh dunia setiap tahunnya.
"Setidaknya satu dari sepuluh spesies lebah dan kupu-kupu di Eropa terancam punah," papar laporan itu.
Mute Schimpf, aktivis pangan dan pertanian yang berbasis di Belgia, mengatakan pestisida telah membunuh populasi dan ekosistem serangga di seluruh dunia, sekaligus mengancam produksi pangan.
Laporan itu juga mendesak langkah-langkah pertanian berkelanjutan untuk mencegah kepunahan serangga, dengan meningkatkan pertanian organik dan mengakhiri penggunaan pestisida dan pupuk pada 2030.