Hamdi Yildiz
07 Mei 2018•Update: 08 Mei 2018
Hamdi Yildiz
TRIPOLI, Libya
Pasukan keamanan Libya pada Senin menyelamatkan 97 imigran ilegal di lepas pantai Tripoli, Libya.
Menurut sebuah pernyataan dari Kantor Pers Angkatan Laut Libya, pasukan keamanan pantai yang dibentuk oleh Pemerintah Rekonsiliasi Nasional telah menyelamatkan para imigran gelap dari perahu karet di perairan Tripoli. Empat orang di antaranya adalah wanita.
Dua imigran yang diselamatkan adalah warga Tunisia, 29 imigran yang lain merupakan warga Mesir, sedangkan sisanya berasal dari negara-negara Afrika yang berbeda.
Otoritas Libya memberikan bantuan kemanusiaan dan layanan medis kepada para imigran di Pangkalan Angkatan Laut di Tripoli. Setelah memperoleh bantuan kemanusiaan, mereka dipindahkan ke pusat suaka di Distrik Tajura di Tripoli.
Otoritas Libya juga mengumumkan bahwa sebanyak 80 imigran gelap telah diselamatkan di perairan Libya, kemarin.
Menurut Angkatan Laut Libya, 16.000 migran tak berdokumen diselamatkan pada 2017.
Sejak runtuhnya otoritas Libya pada 2011, pantai barat laut negara itu menjadi pusat imigrasi ilegal ke Italia dan negara lain di Eropa.
Libya merupakan titik transit utama bagi para imigran Afrika yang mencari akses ke Eropa, terutama Italia.