Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Juli 2019•Update: 24 Juli 2019
SANAA
Kelompok pemberontak Houthi dari Yaman mengklaim serangan drone ke pangkalan udara Raja Khalid di Arab Saudi, Selasa.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Houthi Yahya Sarei mengatakan serangan itu menargetkan radar dan fasilitas militer pangkalan di kota Khamis Mushait.
"Serangan itu sebagai balasan atas serangan koalisi pimpinan Saudi dalam 24 jam terakhir," ujar Sarei.
Belum ada tanggapan dari koalisi pimpinan Saudi tentang klaim kelompok pemberontak itu.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi telah mengklaim sejumlah serangan pesawat tanpa awak di bandara Saudi, dekat perbatasan negara itu dengan Yaman.
Yaman dilanda konflik kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Krisis meningkat setahun kemudian ketika koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Menurut PBB, Yaman menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana lebih dari 10 juta orang berada di ambang bencana kelaparan.