Muhammad Abdullah Azzam
26 Juni 2019•Update: 26 Juni 2019
Dildar Baykan
NEW YORK
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat (OCHA) Mark Lowcock mendesak pihak bertikai di Suriah mengurangi ketegangan serta menyelamatkan warga sipil.
Pernyataan ini dikeluarkan karena banyaknya peristiwa kekerasan yang masih terus berlanjut di negara tersebut.
Dewan Keamanan PBB menggelar rapat untuk membahas situasi kemanusiaan di Suriah.
"Meski ada upaya untuk mencapai gencatan senjata di barat laut Suriah, namun konflik di sana masih terus berlanjut," kata Lowcock dalam rapat tersebut.
Lowcock mengungkapkan bahwa pusat kesehatan dan rumah sakit di barat laut Suriah kerap menjadi sasaran serangan dalam konflik tersebut.
"Menurut hukum HAM internasional, semua pihak yang terlibat dalam konflik, termasuk negara dan kelompok bersenjata, berkewajiban melindungi pusat kesehatan dan badan kemanusiaan lainnya dari serangan-serangan," ujar Lowcock.
Wakil Sekretaris Jenderal OCHA Lowcock mengingatkan bahwa sebanyak 27.000 orang yang tinggal di kamp pengungsi Rukban di perbatasan Suriah-Yordania membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak.
"Kita harus terus melakukan kampanye penyaluran bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa dan membantu mereka yang ingin meninggalkan kamp Rukban," tutur dia.
Lowcock mengatakan bahwa pihaknya senantiasa memberikan informasi terkait krisis kemanusiaan di Suriah kepada Dewan Keamanan PBB, tetapi penderitaan rakyat masih terus berlanjut.
"Kami datang ke sini lagi untuk memberi tahu tentang mimpi buruk yang dialami orang-orang di sana serta kami ingin mengatakan bahwa pihak-pihak belum memenuhi tanggung jawab mereka.”
“Hari ini saya kembali mendesak kepada semuanya untuk mengurangi ketegangan, menyelamatkan jiwa, menghentikan pertengkaran, dan mematuhi hukum," tukas Lowcock.