Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 April 2020•Update: 24 April 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Koordinator PBB untuk perdamaian Israel-Palestina memperingatkan bahwa Rencana Israel untuk mencaplok petak besar Tepi Barat dari Palestina akan memberikan pukulan telak terhadap solusi dua negara yang telah lama diupayakan.
"Prospek berbahaya aneksasi oleh Israel atas bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki adalah ancaman yang semakin besar," kata Nickolay Mladenov kepada Dewan Keamanan PBB, Kamis.
"Jika langkah seperti itu dilaksanakan, itu akan menjadi pelanggaran serius hukum internasional, memberikan pukulan telak pada solusi dua negara, menutup pintu bagi pembaruan negosiasi, dan mengancam upaya untuk memajukan perdamaian regional," tambah dia.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Benn Gantz membentuk pemerintah persatuan darurat pada Senin untuk mencegah putaran keempat pemilihan nasional hanya dalam waktu satu tahun.
Gantz dan Netanyahu berjanji untuk melanjutkan pencaplokan Tepi Barat mulai 1 Juli, dengan rencana untuk merebut Lembah Jordan dan permukiman Israel di wilayah Palestina yang ilegal menurut hukum internasional.
Para pejabat Palestina telah mengancam untuk membatalkan perjanjian bilateral dengan Israel jika negara itu tetap bersikeras melakukan pencaplokan.
"Kami tidak akan duduk dengan tangan bersilang dan tidak melakukan apa-apa jika Israel menyatakan aneksasi, dan jika itu terjadi, kami akan menganggap perjanjian yang dibuat antara Palestina, Israel dan Amerika Serikat batal demi hukum," tegas Presiden Palestina Mahmoud Abbas, seperti dikutip media Israel Haaretz.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, pendukung setia pemerintah Israel, memberikan dukungan implisitnya terhadap rencana tersebut.
"Itu keputusan Israel, dan kami akan bekerja sama dengan mereka untuk berbagi pandangan kami tentang hal ini dalam pengaturan pribadi," ujar Pompeo.
Mladenov mengatakan jika Israel hanya akan menyebabkan lebih banyak konflik dan penderitaan jika tetap bersikeras melakukan pencaplokan.
"Namun, ada jalan yang berbeda, yaitu bekerja bersama untuk memodernisasi dan memperluas perjanjian yang ada, untuk memperkuat ketenangan relatif saat ini di Gaza," lanjut dia.