Hayati Nupus
25 Maret 2019•Update: 26 Maret 2019
Naza Mohamed
BAGHDAD
Parlemen Irak pada Minggu setuju permintaan perdana menteri untuk memecat Gubernur Provinsi Nineveh, Nofal al-Akoub, dan dua deputinya terkait insiden feri pekan lalu di Sungai Tigris yang menewaskan 103 orang.
Parlemen juga menyerukan penyelidikan penyebab kecelakaan dan kompensasi untuk keluarga korban.
Setelah mengunjungi lokasi kecelakaan, Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari.
Dewan Kehakiman Tertinggi Irak mengatakan pada Kamis bahwa sembilan orang ditahan karena kecelakaan mematikan itu.
Awal bulan ini, komite parlemen Irak menyerukan penangguhan al-Akoub atas kasus korupsi.
Tim pertahanan sipil di Nineveh masih berupaya mencari korban kecelakaan itu.
Sejauh ini baru 55 orang selamat dari hampir 200 penumpang, menurut sumber keamanan dan medis.
Penduduk setempat menyalahkan kecelakaan terjadi karena kelebihan penumpang, dengan mengatakan bahwa kapal feri itu hanya berkapasitas 50 penumpang.