Maria Elisa Hospita
17 Desember 2018•Update: 17 Desember 2018
Esref Musa, Omer Koparan
IDLIB, Suriah
Oposisi militer Suriah berjanji mendukung rencana operasi militer Turki untuk mengusir kelompok teroris YPG / PKK di timur Sungai Eufrat.
Juru bicara Ayman al-Asimi mengatakan oposisi Suriah siap melawan teroris YPG / PKK yang menduduki wilayah timur Eufrat.
"Operasi militer Turki di timur Eufrat adalah kelanjutan dari Operasi Perisai Eufrat dan Operasi Ranting Zaitun, yang membawa keamanan dan stabilitas bagi rakyat Suriah," kata dia dalam sebuah pernyataan tertulis.
"Tujuan operasi ini adalah untuk menjaga integritas Suriah," tegas al-Asimi.
Menurut al-Asimi, kelompok teroris YPG / PKK adalah "sumber ancaman teroris internasional" yang menghalangi upaya untuk mencapai solusi politik bagi konflik di Suriah.
Dia juga meminta komunitas internasional untuk memihak oposisi Suriah dan Turki dalam memerangi kelompok teroris.
Pada Rabu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan Turki akan meluncurkan operasi di sebelah timur Eufrat, Suriah, dekat perbatasan Turki.
Operasi itu diluncurkan menyusul keberhasilan dua operasi Turki sejak tahun 2016 untuk menggagalkan pembentukan "koridor teror" di sepanjang perbatasan Turki.
Dalam sebuah pesan yang ditujukan ke Tentara Pembebasan Suriah dan Koalisi Nasional untuk Revolusi Suriah dan Pasukan Oposisi (SMDK), para pejabat Amerika Serikat telah memperingatkan oposisi Suriah terhadap dukungan operasi Turki.
"Partisipasi apapun oleh SMDK adalah serangan terhadap Amerika Serikat dan Pasukan Koalisi, dan itu akan mengarah pada konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat dan Pasukan Koalisi. Hal itu akan sepenuhnya menghancurkan hubungan antara Amerika Serikat dan Koalisi Nasional Suriah dan Tentara Pembebasan," bunyi pesan itu.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas tewasnya sekitar 40.000 jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.