Maria Elisa Hospita
18 Februari 2019•Update: 18 Februari 2019
Ali H. M.Abo Rezeg
ISTANBUL
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Minggu mengutuk serangan militan yang menewaskan dan melukai 15 tentara di Semenanjung Sinai, Mesir.
Lewat sebuah pernyataan, kelompok yang bermarkas di Jeddah itu menyatakan solidaritas mereka dengan pemerintah Mesir dalam memerangi terorisme yang mengganggu keamanan dan stabilitas negara.
Sekretaris Jenderal OKI Yousef bin Ahmed Al-Othaimeen menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan pemerintah Mesir, serta mengecam keras segala bentuk terorisme.
Menurut militer Mesir, pada Sabtu, sebanyak 15 tentara tewas dan terluka ketika gerilyawan menyerang sebuah pos pemeriksaan militer di utara Semenanjung Sinai.
Sejak Februari tahun lalu, tentara Mesir telah melancarkan operasi besar-besaran terhadap gerilyawan yang berbasis di Sinai yang diduga melakukan serangkaian serangan terhadap pasukan keamanan.
Berdasarkan data militer, sejak operasi itu dimulai, sedikitnya puluhan tentara Mesir dan ratusan militan terbunuh.
Semenanjung Sinai masih menjadi pusat pemberontakan militan sejak pertengahan tahun 2013, ketika Mohamed Morsi - presiden Mesir pertama yang dipilih secara bebas - digulingkan dalam kudeta militer.