Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Februari 2019•Update: 13 Februari 2019
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa membenarkan bahwa Israel telah melakukan serangan artileri di selatan Suriah.
Netanyahu berbicara kepada wartawan di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, sebelum terbang ke Warsawa, Polandia, di mana konferensi perdamaian di Timur Tengah diadakan pada 13-14 Februari.
Menekankan pentingnya konferensi tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa titik fokusnya adalah Iran.
“Kami bekerja sepanjang waktu untuk memblokir Iran. Kami beroperasi setiap hari, termasuk kemarin, melawan Iran dan upayanya untuk mengakar sendiri di kawasan itu,” katanya, menjelaskan bahwa Israel bertanggung jawab atas serangan itu.
Sumber-sumber lokal di Suriah mengatakan Israel menyerang posisi-posisi Hizbullah di provinsi Quneitra, yang mendukung rezim Bashar al-Assad.
Pihak berwenang Israel belum membuat pernyataan tentang masalah ini.
Israel telah melakukan banyak serangan udara di Suriah dalam beberapa tahun terakhir dengan dalih bahwa pasukan Iran berada di wilayah tersebut.