Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 September 2019•Update: 03 September 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Negosiator perdamaian Amerika Serikat Zalmay Khalilzad pada Senin mengatakan bahwa sebuah kesepakatan di atas kertas telah dicapai dengan Taliban.
Dalam sebuah wawancara dengan Tolo News di Afghanistan, Khalilzad mengatakan pasukan AS akan mengosongkan lima pangkalan militer di Afghanistan pada 135 hari pertama setelah penandatanganan kesepakatan.
Dia menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan memutuskan di mana dan pada tingkat apa kesepakatan itu akan ditandatangani antara para pejabat dari kedua belah pihak.
Perwakilan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan itu mengatakan pintu telah dibuka untuk pembicaraan damai antara pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan setelah upaya memenangkan perang gagal dan bentrokan semakin meningkat.
Dia menegaskan bahwa kembalinya "Emirat" (rezim Taliban 1996 - 2001) tidak dapat diterima oleh AS, yang menginginkan pemerintah Afghanistan dibentuk melalui negosiasi.
Pada akhir pekan lalu, AS dan Taliban mengumumkan telah menyelesaikan putaran terakhir pembicaraan damai di Doha, Qatar.
''Kami berada di ambang perjanjian [dengan Taliban]," kata Khalilzad pada Minggu dini hari ketika hendak bertolak dari Doha menuju Kabul.
Kemajuan ini terjadi beberapa hari setelah Taliban menyerbu Provinsi Baghlan dan Kunduz dalam dua hari terakhir, yang menewaskan lebih dari 200 orang, sebagian besar gerilyawan Taliban, pasukan keamanan dan warga sipil.
Afghanistan mengalami peningkatan kekerasan menjelang pemilihan presiden bulan depan yang ditentang oleh pemberontak Taliban.