Nani Afrida
23 Desember 2019•Update: 24 Desember 2019
Susana Patricia Noguera Montoya
BOGOTÁ, Kolombia
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales mengumumkan rencana pertemuan dengan anggota Partai Gerakan untuk Sosialisme (MAS) di perbatasan antara Argentina dan Bolivia pada Minggu, 29 Desember, dalam rangka memilih kandidat untuk presiden.
Morales membuat pengumuman dari Buenos Aires Argentina, tempat dia mendapatkan suaka sejak pekan lalu, setelah sebelumnya mendapatkan perlindungan dari pemerintah Meksiko.
"Pagi ini saya memutuskan untuk memanggil teman-teman MAS untuk pertemuan Minggu depan di perbatasan antara Argentina dan Bolivia di mana kami akan memilih kandidat presiden untuk pemilihan berikutnya di Bolivia," kata Morales kepada Radio La Red pada akhir minggu.
Meskipun pemimpin partai MAS ini tidak memberikan detil tempat pertemuan, ia mengatakan bahwa "kolega dari Central de Trabajadores de Argentina mengatakan kepada saya bahwa mereka merekomendasikan saya tempat di perbatasan."
"Pemerintah Argentina akan menemani saya untuk memastikan keamanan dan kami memperkirakan sekitar 1.000 pemimpin akan hadir," tambahnya.
Dia menambahkan di antara orang-orang yang akan hadir sebagai kandidat calon presiden termasuk mantan Menteri Luar Negeri Diego Pary dan David Choquehuanca, mantan Menteri Ekonomi Luis Arce dan politisi muda Andrónico Rodríguez.
Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia diharapkan mengumumkan pendaftaran calon presiden beberapa hari mendatang.