Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Desember 2019•Update: 26 Desember 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Misi NATO mengkonfirmasi bahwa seorang anggota pasukan perdamaian Amerika Serikat tewas dalam sebuah serangan di Afghanistan pada Senin.
"Sesuai dengan kebijakan Departemen Pertahanan AS, nama anggota layanan yang terbunuh dalam aksi itu ditangguhkan sampai 24 jam setelah pemberitahuan kepada keluarga terdekat selesai," kata Misi Dukungan Tegas NATO di Afghanistan.
Sementara itu, juru bicara Taliban Zabiullah Mujahed mengklaim para pemberontak membunuh tentara AS itu di Provinsi Kunduz.
Insiden itu membuat jumlah anggota pasukan AS yang terbunuh di Afghanistan tahun ini menjadi 20 orang.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah perundingan perdamaian yang sedang dipulihkan antara Taliban dan AS di ibu kota Qatar, Doha.
Sebelumnya, dua anggota layanan AS tewas dalam kecelakaan helikopter di Afghanistan pada 20 November, sehari setelah pertukaran tahanan antara AS dan Taliban.
Presiden AS Donald Trump membatalkan pembicaraan damai penting dengan Taliban setelah pembunuhan seorang tentara Amerika di Ibu Kota Kabul pada September sebelum memulai kembali perundingan putaran terbaru.