Muhammad Abdullah Azzam
17 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Menteri Energi Israel Yuval Steinitz menandatangani dokumen yang menyetujui ekspor gas alam Israel ke Mesir.
Menurut laporan dari harian Israel, Jerusalem Post, setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Steinitz, Tel Aviv dijadwalkan akan mulai mengekspor gas alam ke Mesir bulan depan.
Dengan langkah ini, Steinitz mengungkapkan Israel akan menjadi negara pengekspor energi pertama.
"Ekspor gas kami ke Mesir dari ladang Leviathan dan Tamar, serta perjanjian damai antara Kairo dan Tel Aviv, akan menjadi kerja sama ekonomi paling penting antara kedua negara,” ungkap Steinitz.
Sebelumnya, Menteri Setinitz pada awal Desember mengumumkan Israel akan mulai mengekspor gas ke Mesir dan Yordania dalam beberapa bulan ke depan.
Ladang gas alam terbesar Israel di Mediterania, Leviathan dan Tamar, diperkirakan memiliki total sekitar 800 miliar meter kubik cadangan gas alam.
Menurut perjanjian yang ditandatangani pada 2018 oleh Perusahaan Delek Israel, yang memegang operasi ladang gas alam Leviathan dan Tamar, dan Perusahaan Dolphinus Mesir, Israel akan mengekspor 64 miliar meter kubik gas ke Mesir selama 10 tahun senilai USD15 miliar.