Hasan Esen
28 Juli 2018•Update: 29 Juli 2018
Hasan Esen
MADRID
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan tanggapan positif terkait pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Ketua Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker, namun dia juga mengatakan bahwa dia tidak menyambut baik kesepakatan dagang besar antara Brussels dan Washington.
Macron berbicara dalam konferensi pers usai pertemuannya dengan Presiden Spanyol Pedro Sanchez di Madrid.
Trump dan Juncker mengadakan pertemuan di Washington pada hari Rabu kemarin. Terkait pertemuan tersebut Macron berkata, “Prancis dan Eropa tidak pernah menginginkan perang dagang. Oleh sebab itu saya menganggap pertemuan kemarin telah berguna untuk menenangkan ketegangan yang tidak perlu dan mengurangi masalah.”
Namun Macron menekankan perselisihan perdagangan yang baik dapat direalisasikan secara seimbang, timbal balik dan dalam lingkungan di mana tidak ada ancaman.
“Dalam rangka ini banyak pertanyaan dan kekhawatiran kami yang akan terjawab,” ujar Macron.
Merujuk pada Kemitraan Perdagangan dan Investasi Transatlantik (TTIP) yang telah dihentikan dua tahun yang lalu, Macron mengatakan, “karena situasi yang tidak memungkinkan, saya tidak menyambut baik dimulainya lagi kesepakatan dagang baru seperti TTIP."
Macron menantikan langkah-langkah AS untuk menurunkan ketegangan akibat ulah mereka yang mengenakan pajak ilegal pada produk besi dan aluminium.
"Ini akan berfungsi sebagai titik awal perdagangan untuk menentukan jalur yang lebih konkret," kata Macron.
Presiden Spanyol Sanchez mengatakan pihaknya tidak menginginkan perang dagang baru dan bertekad membela kebijakan pertanian umum Uni Eropa.
Ketegangan antara AS dan Uni Eropa akibat pajak tambahan telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Washington mulai mengambil langkah mundur pasca pertemuan Trump dan Juncker pada hari Rabu kemarin.