Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Mei 2019•Update: 08 Mei 2019
Burak Bir
ANKARA
Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Selasa meluncurkan penyelidikan terhadap Institut Analisis Pertahanan Korea (KIDA) atas tuduhan korupsi, lansir Korea Times.
Menurut harian itu, seorang pejabat senior KIDA diduga mengumpulkan sebagian dari bonus yang dibayarkan kepada karyawan untuk membentuk dana gelap dan menyuap pejabat pemerintah dan anggota parlemen.
Tuduhan itu diajukan bulan lalu oleh seorang pelapor yang berasal dari lingkungan internal lembaga.
Kantor perdana menteri telah memperoleh daftar pejabat pemerintah dan anggota parlemen yang diduga menerima uang itu dan kasus kemudian dirujuk ke kementerian pertahanan.
Investigasi kemungkinan akan berlanjut selama sekitar dua minggu dan dana ilegal tersebut diduga melebihi 400 juta won (Rp4,8 miliar), tambah harian itu.