Maria Elisa Hospita
09 Desember 2019•Update: 10 Desember 2019
Emin Avundukluoglu
ANKARA
Turki bertekad menjaga integritas teritorial Suriah dengan Operasi Mata Air Perdamaian.
"Area seluas lebih dari 4.000 kilometer persegi di utara Suriah telah bebas dari para teroris," kata Wakil Presiden Turki Fuat Oktay di hadapan anggota parlemen pada Senin.
Dengan operasi kontraterorisme ini, Turki juga sekaligus mengeliminasi masalah-masalah keamanannya.
"Perjuangan Turki melawan terorisme dengan Operasi Mata Air Perdamaian akan terus berlanjut sampai tidak ada sama sekali teroris di sana," tegas Oktay.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengusir teroris YPG / PKK dari utara Suriah, mengamankan perbatasan Turki, membantu repatriasi yang aman bagi para pengungsi Suriah, serta menjamin integritas wilayah Suriah.
Di bawah dua kesepakatan terpisah dengan Amerika Serikat dan Rusia, Turki menghentikan operasi itu untuk memungkinkan penarikan teroris YPG / PKK dari zona aman Suriah.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 jiwa, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.
YPG adalah cabang PKK yang berbasis di Suriah.