Peter Kenny
11 Maret 2022•Update: 11 Maret 2022
JENEWA
Lebih dari satu juta anak telah meninggalkan Ukraina saat perang Rusia terus melanda negara itu, kata Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Kamis.
Sebagian besar anak-anak melintas ke Polandia, Hongaria, Slovakia, Moldova, dan Rumania bersama keluarga mereka untuk melarikan diri dari perang, menurut UNICEF.
"Jumlah anak-anak yang mengungsi sangat mengejutkan, indikasi betapa putus asanya situasi anak-anak dan keluarga di Ukraina," kata Afshan Khan, direktur regional UNICEF untuk Eropa dan Asia Tengah.
"Anak-anak meninggalkan semua yang mereka punya untuk mencari keselamatan. Ini memilukan," tambah dia.
Sedikitnya 37 anak tewas dan 50 lainnya luka-luka dalam waktu kurang dari dua minggu, kata Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell.
UNICEF memperbarui seruannya untuk akses kemanusiaan yang aman, cepat, dan tanpa hambatan untuk menjangkau populasi yang membutuhkan dan perjalanan yang aman bagi warga sipil untuk mencapai layanan dan perlindungan yang menjadi hak mereka.
Badan PBB itu mengatakan pihaknya meminta dana USD349 juta untuk mencegah penurunan lebih lanjut dari kesejahteraan anak-anak di Ukraina dan negara-negara tetangga dan memungkinkan penyediaan yang memadai dari dukungan penyelamatan hidup kritis.
Perang Rusia di Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow, dan mendorong keluarnya perusahaan global dari Rusia.